Info Wisata Jawa Barat – Hutan dan Argo

Info Wisata – Hutan
Cagar Alam Pananjung
Nikmati keindahan alami Cagar Alam Pananjung yang tidak ada duanya! Dalam taman seluas  ± 530 hektar ini Anda akan menemukan berbagai jenis flora dan fauna langka seperti bunga Raflesia Padma, rusa, dan berbagai jenis kera yang pada umumnya sudah bisa membaur dengan pengunjung. Selain itu, jelajahi juga goa-goa alam dan buatan seperti Goa Panggung, Goa Parat, Goa Sumur Mudal, Goa Lanang, Goa Jepang, serta sumber air Rengganis dan Pantai Pasir Putih dengan keindahan Taman Lautnya
Hutan Sancang (Leuweung Sancang)
Hutan ini dikelola oleh Departemen Kehutanan dan memiliki luas kawasan 2.157 ha dengan luas wilayah laut sekitar 150 ha. Wilayah Sancang berada di ketinggian 0-3 m dpl, kawasan ini mempunyai konfigurasi umum lahan yang datar-hanya terdapat tebing-tebing curam di sebagian pesisir pantai khususnya di daerah sebelah timur yaitu wilayah Karang Gajah (salah satu daerah di hutan Sancang yang berada di pesisir pantai). Hutan ini mempunyai temperatur rata-rata 27C. Untuk jenis material tanahnya, hutan Sancang memiliki material tanah berpasir dan tanah gambut di bagian pesisir, sedangkan di daerah yang mempunyai radius 200 m dari garis pantai memiliki material tanah daratan pada umumnya yaitu tanah hitam berbatu.
Kualitas lingkungan dan kebersihannya pun masih terjaga, walaupun dibagian timur (pesisir wilayah Hutan Sancang) terdapat pondok nelayan yang menetap dan memanfaatkan lahan di area konservasi ini.  Apabila dilihat dari segi visabilitis, hutan Sancang memiliki tingkat pandang yang bebas dengan panorama alam yang indah, namun apabila berada di dalam hutannya, maka akan sulit untuk melihat kearah pantai karena susunan tumbuhan / pepohonan di Hutan Sancang sangat rapat.
Sedangkan daya tarik yang terdapat di Hutan Sancang adalah Hutan asri dengan ekosistem yang unik dan pemandangan alam indah, serta terdapat hutan bakau, sungai, berbagai jenis flora dan fauna, dan terdapat gugusan-gugusan batu yang menimbulkan panorama alam yang unik. Flora dominan yang terdapat di Hutan Sancang antara lain ; pohon ketapang, pohon bakau, tumbuhan Sorea, serta jenis tumbuhan lain yang beragam jenis termasuk pohon Meranti merah dan pohon Kaboa yang langka. Untuk aktivitas yang dapat dikembangkan di Hutan ini adalah ; trekking, fotografi, menelusuri hutan, penelitian ekosistem alam, memancing, berkemah dan aktivitas lain yang apabila dikembangkan tidak merusak dan mengganggu ekosistem Hutan Sancang tersebut.
Hutan Wisata Catang Malang
Hutan Wisata Catang Malang dikelilingi oleh pohon pinus yang membuat panorama begitu indah serta berhawa sejuk, dan pada saat-saat tertentu sering diselimuti kabut. Di objek wisata ini terdapat tiga buah curug, yaitu Curug Cidulang, Ciherang 1, dan Ciherang 2.
Lokasi: Desa Wargajaya dan Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur
Kawasan Wisata Prabu Siliwangi
Kebesaran nama Prabu Siliwangi diabadikan pada hutan cagar budaya sekaligus objek wisata alam ini. Anda akan mendapatkan sekaligus menikmati pepohonan besar dan rindang setempat, sekaligus mata air yang sangat jernih dan dingin, menjadikan kawasan Hutan Prabu Siliwangi identik sebagai objek wisata alam yang sejuk memikat.

Keunikan yang ada di kawasan hutan ini mencakup komunitas monyet yang berjumlah puluhan dan hidup dari pohon ke pohon. Rasakan pengalaman langsung berinteraksi dengan hewan ini karena monyet-monyet ini sangat akrab dengan pengunjung. Selain itu, di hutan ini juga terdapat sebuah kolam berair dangkal dan jernih. Kolam ini dilengkapi dengan sebuah patung ikan yang difungsikan sebagai air mancur.
Biasanya, para pengunjung memanfaatkan waktunya di Hutan Prabu Siliwangi untuk berenang dan sebagian lagi menggunakannya untuk sekedar berekreasi – suatu hal yang bisa juga Anda cobe.
Taman Juanda
Lokasi : Kabupaten BandungSejarah Taman Hutan Raya yang dulu dikenal dengan nama Dago Pakar ini dimulai pada tahun 1922, ketika batas-batas hutan ini ditetapkan. Pada tahun 1963, hutan lindung ini mulai dipersiapkan sebagai hutan wisata atau kebun raya. Oleh karena itu, kawasan seluas 30 ha di mulai ditanami pepohonan yang berasal dari berbagai daerah, baik di dalam maupun luar Indonesia.
Atas Gagasan Gubernur Propinsi Jawa Barat pada 23 Agustus 1965, hutan ini diresmikan sebagai Kebun Raya / Hutan Rekreasi Ir. H. Djuanda. Pada tahun 1980 pengelolaannya dialihkan dari Perum Perhutani ke Direktorat Jendral Perlindungan dan Pengawetan Alam (sekarang Direktorat Jendral Perlindungan dan Pelestarian Alam / PHPA).
Anda dapat melihat berbagai jenis tumbuhan yang tumbuh di hutan ini. Terdapat lebih kurang 2.500 pohon yang termasuk dalam 40 familia dari 108 spesies, antara lain Cemara Sumatra, Kayu Jati, Bayur Sulawesi, Jati Jawa, Mahoni Uganda, Mahoni Daun Besar, Pohon Sosis, Pinus atau Tusam, Tusan Mexico, dan Kaliandra. Sedangkan faunanya terdiri dari berbagai jenis burung dan mamalia, di antaranya Ketilang atau Cangkurileung, Jalak, Tekukur, Elang, Perkutut, Puyuh Batu, Musang, dan Bajing atau Tupai
Taman Nasional Gunung Halimun
Lokasi : Kabupaten Sukabumi

Gunung Halimun adalah salah satu kawasan perlindungan dan pelestarian hutan hujan tropis terluas di Jawa Barat. Pada tahun 1992 kawasan ini ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia sebagai taman nasional. Nama Halimun diambil dari keadaan cuaca di kawasan ini, karena di pagi dan di sore hari ketenangan hutan dan pegunungan sering sekali diselimuti kabut tipis atau ‘halimun’ (dalam bahasa Sunda).
Taman Nasional Gunung Halimun menyimpan keanekaragaman jenis hayati yang sangat tinggi, tersusun dari tumbuhan bawah, merambat, tumbuhan tinggi, dan bahkan  termasuk 75 jenis anggrek yang beberapa di antaranya merupakan jenis langka. Anda akan melihat hal menarik di kawasan ini berupa sebuah jembatan kanopi (canopy walk) yang disediakan bagi pengunjung untuk melihat dan menikmati kesejukan alam di ketinggian 20 – 25 m di atas tanah. Jembatan sepanjang 100 m ini dapat membantu para pengunjung untuk melihat aktifitas binatang tanpa membuat takut dan mengganggu binatang tersebut.
Potensi biologis ataupun ekologis Taman Nasional Gunung Halimun dapat dipandang sebagai sesuatu yang berharga dan menentukan bagi wilayah di sekelilingnya. Taman ini dapat dianggap sebagai tempat cadangan air yang cukup besar untuk kawasan Utara dan Selatan Jawa Barat. Dengan nilai tersebut, Taman Nasional Gunung Halimun adalah sebuah objek wisata yang tidak boleh Anda lewatkan di Sukabumi.
Info Wisata – Agro
Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro)
Lokasi : Kota Bogor

Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (BALITTRO) menawarkan bagi Anda wisata yang agro yang bersifat edukatif dan menghibur. BALLITRO telah menghasilkan inovasi teknologi berupa komoditas obat dan aromatik meliputi benih varietas unggul, teknik budidaya, pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), dan teknologi pasca panen.
Dalam upaya mendukung pengembangan  agribisnis tanaman obat dan aromatik, BALITTRO melalui Koordinator Alih Teknologi (KAT) melaksanakan kegiatan Magang Teknologi Tanaman Obat dan Aromatik (TOA) yang penyelenggaraannya dapat direncanakan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan alokasi waktu pengguna. Datanglah ke BALLITRO untuk pengalaman wisata yang dapat memperkaya wawasan Anda akan tanaman obat
Godong Ijo
Lokasi : Kota Depok

Godong ijo merupakan tempat wisata yang menawarkan banyak program yang menyenangkan untuk para pengunjungnya. Pilihlah salah satu atau lebih dari program-program berikut; Young Greeners, yang dirancang untuk menghibur sekaligus merangsang anak-anak supaya lebih peduli terhadap lingkungan. Dalam progam ini, terdapat pertunjukan Life Opera dengan tema Stop Global Warming, Fast Learning Camp atau disebut juga dengan Kemah Belajar Super Cepat yang merupakan perpaduan acara Mind Map, Super Memory, Succesful Learning Strategies, Brain Gymnastic, Brain Games, Outbond Games, Planting Class, dan Reptile Corner.
Tak hanya untuk anak-anak, Godong Ijo juga menawarkan program-program untuk keluarga dan perusahaan. Sebut saja Company Gathering Package dan Family Gathering Package, yaitu penawaran yang memberikan program “play, green, and smart” karena terdapat berbagai jenis permainan yang mendidik dengan memperkenalkan berbagai jenis tanaman hias dan satwa langka koleksi khusus Godongijo. Selain itu juga ditambahkan tata cara dasar penanaman dan perawatan tanaman hias. Objek wisata peraih prestasi Amazing Garden se-Asia Tenggara  ini juga mempunyai tanaman obat atau apotik hidup yang langka di pasaran, seperti koleksi terbaru dari Adenium Collection yang ditambahkan pada tahun 2010-2011.
Bila Anda lelah dengan berbagai tanaman dan beraktivitas, Anda dapat bersantai di Botanical Café, di mana Anda dapat menyantap hidangan a la Indonesia dan Thailand sambil menikmati teduhnya alam.
Lokasi:  Jalan Cinangka Raya Km. 10 No. 60, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, Sawangan-Depok
Kawasan Wisata Bunga Cihideung
Lokasi : Kabupaten Bandung BaratCihideung adalah “Kawasan Wisata Bunga” yang menyediakan aneka jenis bunga tanaman hias, bibit buah buahan, dan agrowisata. Menempati area seluas 50 Ha, kawasan ini melayani penjualan bunga partai besar bagi para pencinta holtikultura. Di sepanjang desa ini terlihat berbagai tanaman bunga yang dikembangbiakkan, mulai tanaman hias hingga tanaman potong. Di desa Cihideung ini lebih dari 80% warga desa Cihideung menjadi petani bunga, dimana terdiri dari 30% petani bunga potong, dan 50% petani bunga hias.
Selain tanaman bunga, terdapat juga berbagai jenis bibit buah–buahan, seperti mangga, jeruk, pepaya, sawo, dan berbagai jenis bibit buah–buahan lainnya. Bibit buah–buahan yang ada banyak dibeli oleh orang–orang yang hobi berkebun, atau orang–orang yang hanya ingin menambah koleksi tanaman buah–buahannya di tamanny
Kuntum Nurseries
Lokasi : Kota Bogor

Pilihan wisata agro lainnya yang ada di Kota Bogor adalah Kuntum Nurseries, sebuah lokasi wisata agro di daerah Tajur di Bogor. Tempatnya yang mudah dijangkau dari lampu merah setelah tol Jagorawi merupakan sebuah pusat penjualan tanaman hias. Dengan fasilitas lain berupa cafe dan resto, Anda dapat juga menikmati hidangan khas Sunda sambil menikmati pemandangan sekitar.
Saat masuk ke lokasi, mata Anda akan disuguhi dengan pemandangan hijau nan asri dan udara yang bersih. Sejauh mata memandang akan terlihat berbagai jenis tanaman dan bunga yang tertata rapi. Tempat wisata ini menyediakan tanaman hias, tanaman obat, tanaman buah, dan untuk usaha perkebunan/hutan. Bila berminat, Anda bisa membeli tanaman dengan beragam harga, yang berkisar antara Rp 5 – 20.000 per bibit. Selain bibit tanaman, tempat ini juga menjual ikan hias air tawar dan kolam pemancingan, yang didukung dengan kolam pancing dan tempat penyewaan pancing
Objek dan Daya Tarik Wisata Agro Batu Luhur
Lokasi : Kabupaten MajalengkaWisata Agro Batu Luhur terletak di Desa Jerukleueut, Kecamatan Sindangwangi. Jarak yang harus ditempuh dari pusat Kota Majalengka untuk menuju objek ini yaitu + 22 km dengan luas lahan sebesar +5 Ha (2 Ha milik Desa Sindangwangi dan 3 Ha milik rakyat). Objek wisata ini dimiliki/dikelola oleh perseorangan yaitu CV. Sindangwangi Agro.Pada saat ini wisata tersebut sedang dalam proses pengerjaan, objek wisata ini mengembangkan potensi alam yang sudah ada dengan ciri khas batu tertinggi di Kecamatan tersebut dan Hortikultura. Pengembangan kedepannya akan membuat suatu objek wisata yang memiliki konsep wisata agro, dimana dalam satu kawasan objek tersebut dikembangkan berbagai macam jenis kegiatan, diantaranya kegiatan alam (outbond/area berkemah), kegiatan rohani (pesantren), kegiatan pendidikan dan pelatihan (pendidikan bercocok tanam, jenis bambu, penangkaran dan domba unggulan serta pelatihan SAR), dan kegiatan berburu. Selain itu akan direncanakan paket wisata (Wisata Agro Batu Luhur, Talaga Herang, dan Situ Cikuda), dimana akan menambah daya tarik bagi pengunjung. Oleh karena itu objek wisata ini merupakan salah satu potensi wisata unggulan di Kabupaten Majalengka. Fasilitas yang terdapat disana yaitu mushola, arena bermain anak (playing fox dan teropong bintang), tempat penjualan souvenir, tempat penjualan macam buah-buahan (salah satunya durian dan lengkeng), restoran (saung prasmanan), toilet, dan tempat pelatihan. Sedangkan untuk villa, rencananya akan dibangun di dekat Situ Cikuda karena memiliki udara yang sejuk untuk beristirahat. Akses menuju objek pada saat ini sudah cukup baik dengan kondisi jalan yang sudah diaspal, tetapi belum adanya angkutan umum yang menuju kesana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: