Pemandian Cibulan

Pemandian Cibulan

Kabupaten Kuningan – Jawa Barat – Indonesia
Pemandian Cibulan

Pemandian Cibulan

A. Selayang Pandang

Pemandian Cibulan merupakan obyek wisata yang memadukan antara wisata alam dan wisata ziarah. Obyek wisata yang menempati lahan seluas 5 hektar ini mulai dibuka untuk umum sekitar tahun 1960, yang terdiri dari dua buah kolam renang yang jernih. Ukuran kolam dan kedalaman air dari kedua kolam itu berbeda, sehingga pengunjung dapat memilih sesuai dengan keinginannya. Kolam pertama mempunyai panjang 35 m, lebar 15 m, dengan kedalaman air sekitar 2 m, sedangkan kolam kedua panjangnya 45 m, lebar 15 m yang dibagi ke dalam dua bagian kedalaman air, yaitu 60 cm dan 120 cm.

Pemandian Cibulan juga terkenal dengan sumur tujuh, petilasan Prabu Siliwangi dari Kerajaan Padjadjaran. Pada zaman dulu, Prabu Siliwangi pernah beristirahat di kompleks pemandian ini ketika pulang dari perang Bubat. Di tempat ini, pasukan Prabu Siliwangi menggali tujuh buah mata air (sumur). Setelah memperoleh beberapa meter galian, tiba-tiba keluarlah air dari hasil galian itu. Air yang keluar dari tujuh mata air itu cukup jernih dan tidak pernah habis dipakai walaupun diambil dalam jumlah yang banyak pada musim kemarau.

B. Keistimewaan

Tempat wisata pemandian Cibulan airnya jernih dan lokasinya rindang karena banyak pepohonan yang hidup di sekitar area pemandian itu. Di kolam ini pengunjung dapat berenang bersama ikan besar yang diberi nama ikan Kancra Bodas (Labeobarbus Dournesis), ada juga yang menyebutnya dengan Ikan Keramat atau Ikan Dewa.

Keistimewaan lain dari obyek wisata pemandian Cibulan adalah terdapatnya tujuh sumber mata air (sumur) yang dipercaya banyak mendatangkan berkah. Ketujuh sumur itu masing-masing mempunyai nama yang berbeda-beda, yaitu Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pangabulan, Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan, dan Sumur Keselamatan. Ketujuh mata air itu keberadaannya mengelilingi petilasan Prabu Siliwangi yang berupa menhir dan dua patung harimau loreng, lambang kebesaran Raja Agung Kerajaan Padjadjaran. Di sumur yang keempat, konon terdapat kepiting emas yang dipercaya oleh masyarakat setempat dapat membawa berkah. Bagi pengunjung yang dapat melihat kepiting emas itu, maka segala keinginannya akan terkabul.

Sumur yang berada di dalam area pemandian itu, banyak dikunjungi wisatawan pada hari biasa maupun hari libur. Bagi wisatawan yang ingin mencari berkah di sumur tujuh tersebut, biasanya datang pada hari-hari tertentu, yaitu Jum‘at Kliwon, 1 Muharram, menjelang Ramadhan, Idulfitri, dan Iduladha. Para pengunjung yang berziarah biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk mandi dari ketujuh mata air (sumur) itu.

C. Lokasi

Wisata Pemandian Cibulan berada di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Propinsi Jawa Barat, Indonesia.

D. Akses

Banyak angkutan umum yang dapat mengantarkan wisatawan menuju lokasi obyek wisata pemandian Cibulan ini, baik dari Kota Cirebon maupun Kuningan. Jika pengunjung memulai perjalan dari Kota Cirebon, dapat naik angkutan kota dengan tarif Rp 8.000—Rp 10.000 per orang sampai di lokasi. Pengunjung juga dapat memulai perjalanan dari Terminal Kuningan. Dari terminal ini, pengunjung naik angkutan kota jurusan Cirendang—Cilimus, dengan tarif sekitar Rp 2.000—Rp 3.000 per orang (Oktober 2008) sampai di lokasi. Perjalanan dari Kuningan menuju lokasi akan menempuh jarak kurang lebih 7 km.

E. Harga Tiket

Memasuki obyek wisata pemandian Cibulan, pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp 2.000 per orang untuk dewasa dan Rp 1.000 per orang untuk anak-anak. Namun, jika wisatawan datang pada hari libur terdapat kenaikan harga tiket masuk, yaitu sebesar Rp 3.000 per orang untuk dewasa dan Rp 1.500 per orang untuk anak-anak. 

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Di dalam area obyek wisata pemandian Cibulan terdapat berbagai fasilitas di antaranya tempat persewaan pakaian dan peralatan renang, 30 tempat ganti pakaian, 2 tempat bilas, dan kolam pemancingan ikan. Terdapat juga warung-warung dan kios yang menjajakan aneka makanan dan minuman yang berada di bibir kolam maupun di sekitar area kolam pemandian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: